Raksasa teknologi, Meta, pemilik Facebook dan Instagram, meminta maaf karena menghapus postingan PM Malaysia Anwar Ibrahim soal pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.
Segitiga merah, yang dulunya dikenakan oleh tahanan politik di kamp Nazi sebagai simbol perlawanan, kini dianggap menjadi simbol yang dikaitkan dengan Hamas.