PT KAI menargetkan Oktober 2015 segera memulai pembangunan prasarana kereta pelabuhan seperti rel dan container yard di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Proyek kereta pelabuhan Priok akan membelah lahan warga yang saat ini masih dalam proses pembebasan kemudian masuk ke dalam Terminal Peti Kemas (TPK) atau dermaga milik JICT.
Proyek kereta api pelabuhan sudah masuk dalam masterplan pengembangan rel pelabuhan, antara Kereta Api Indonesia dan Pelindo II, yang telah memperoleh persetujuan Kemenhub.
Rel mati yang tertutup beton di Pelabuhan Tanjung Priok bukan bagian dari rencana pengembangan kereta pelabuhan sebagai alternatif transportasi pelabuhan.
Menko Maritim Rizal Ramli sudah membongkar paksa beton yang menutupi rel eks peninggalan Belanda di Pelabuhan Tanjung Priok. Bagaimana kondisi rel itu sekarang?