Pasukan AS bergabung dengan empat negara-negara lainnya untuk melancarkan serangan terhadap Libya. Presiden AS Barack Obama menegaskan bila keterlibatan AS hanya untuk mendukung upaya Internasional.
Pasukan Uni Emirat Arab telah tiba di Bahrain untuk bergabung dengan pasukan Arab Saudi yang lebih dulu berada di Bahrain. Mereka akan membantu Bahrain menghadapi demonstran.
Presiden AS Barack Obama mengatakan pasukan pemerintah Libia harus mengakhiri serangan terhadap kelompok pemberontak yang menguasai sejumlah kota danmenarik mundur, atau menghadapi aksi militer.
Pemimpin Libya Muammar Khadafi diserukan untuk menghentikan serangan terhadap warga sipil. Presiden Barack Obama pun mengingatkan adanya aksi militer jika Khadafi tidak mematuhi resolusi PBB itu.
Mayoritas warga AS menyatakan mendukung perwakinan sesama jenis. 53 Persen publik Paman Sam itu mendukung perwakinan gay. Angka ini meningkat 20 persen dari survei terakhir tahun 2004 yakni, 32 persen.