Presiden AS Barack Obama diketahui telah memerintahkan operasi rahasia untuk mendukung pemberontak di Libya. Misinya untuk mengusir pemimpin Libya Muamar Khadafi.
Benarkah serangan AS dkk (Koalisi) ke Libya untuk menegakkan Resolusi 1973? Atau mereka menyerang Libya untuk melengserkan Khadafi? Kalau memang bertujuan melengserkan Khadafi, maka koalisi telah melanggar hukum internasional.
Banyak kalangan khawatir Libya akan bernasib sama seperti Irak, menyusulserangan militer pasukan sekutu. Presiden AS, Barack Obama mengingatkan agar apa yang terjadi di Irak tidak boleh terulang lagi di Libya.
AS telah membekukan aset pemimpin Libya, Muammar Khadafi sebesar US$ 30 miliar. Aset itu akan dikembalikan AS untuk membangun kembali Libya pasca serangan Sekutu.
Serangan militer pasukan sekutu ke Libya belakangan mendapat kritikan. AS mengklaim, pasukan sekutu telah berhasil menghentikan gerakan maut kekuatan pemimpin Libya, Muammar Khadafi.
Barack Obama dikenal sebagai pengguna berat BlackBerry. Kini tampaknya, dia turut terkena demam komputer tablet. Presiden Amerika Serikat yang pernah tinggal di Indonesia ini mengaku telah punya iPad Apple.