Presiden Prabowo Subianto mengekspresikan kejengkelan terhadap praktik beras oplosan yang merugikan negara hingga Rp 100 triliun. Dia minta penegakan hukum.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya tata kelola bantuan sosial berbasis data tunggal yang terverifikasi untuk jamin akurasi penyaluran bansos.