IHSG berakhir datar di awal pekan padahal sempat menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa. Aksi jual di saham-saham lapis dua membuat indeks menipis.
IHSG berkurang 14 poin terkena aksi ambil untung sampai jatuh dari level 5.000. Indeks satu-satunya bursa yang melemah di tengah penguatan pasar saham Asia.
Meski banyak sentimen negatif, IHSG berhasil melompat 50 poin didorong aksi beli di saham-saham unggulan dan lapis dua. Anjloknya harga komoditas membuat sahamnya melempem.