Tim Pencari Fakta FPTI memanggil terduga pelaku pelecehan pada Kamis (12/3/2026). Ini dilakukan untuk menggali fakta kasus yang menimpa atlet-atlet Pelatnas.
Teknologi digunakan untuk memantau pergerakan kendaraan secara real-time sehingga keputusan rekayasa lalu lintas dilakukan berdasarkan data yang akurat.