Xenia melaju di jalur bus TransJ. Bus lalu menyeruduk Xenia. Kakek pengemudi Xenia tak terima, menguber bus. Di tengah jalan, petugas TransJ berniat minta maaf, tapi dia malah diludahi si nenek.
Puluhan sarana dan prasarana Bus TransJ telah rusak dari atap halte yang jebol hingga jalur busway yang rusak. Meski sudah mengadu pun, masyarakat jangan harap akan segera diperbaiki.
Kecelakaan maut antara dua bus di jalur Nganjuk-Madiun karena ulah pengemudi Bus Restu yang ugal-ugalan. Korban luka berat dan ringan mencapai 23 orang.
Pengendara motor sepertinya sangat tidak peduli dengan pejalan kaki. Jalan raya sudah dipadatinya, trotoar pun diambilnya pula. Mobil baret atau penyok kesenggol motor sudah merupakan kejadian sehari-hari.
Saya sebagai pelanggan Baraya Travel (yang cukup intens menggunakan jasa travel ini), benar-benar kecewa. Apa tidak ada pemberitahuan dari management Baraya kepada supir untuk mengecek kembali penumpang saat akan berangkat, setelah berhenti di rest area? Juga buat apa ditempel pemberitahuan sms complaint center, jika tidak ditanggapi?
Sampai sekarang aktor Rudy Wowor mesti berpikir dua kali untuk naik sepeda motor di Jakarta. Bukan apa-apa, ia merasa ngeri dengan kacau balau tata tertib pengendara dalam berlalu lintas ibukota. "I hate that."
Indonesia pernah menjadi lahan serbuan sepeda motor China. Namun di Shenzhen, di China sendiri sepeda motor justru tidak populer. Untuk moda jarak pendek, warga China pilih memakai sepeda listrik.
Kalau saja kata keajaiban ekonomi punya sebuah perwujudan, maka Shenzhen adalah sosok yang pas sebagai padanannya. Kampung nelayan kumuh ini menjadi kota besar dengan ratusan pencakar langit.