Thailand dan Vietnam akan membawa pulang warganya yang berada di Myanmar menyusul meningkatnya kekerasan pasukan keamanan terhadap para demonstran antikudeta.
Junta militer Myanmar berusaha mengendalikan arus informasi dengan menekan jurnalis, memberlakukan UU sensor yang lebih ketat, dan memblokir akses internet.
Australia termasuk sejumlah negara yang mempertahankan kerja sama dengan militer Myanmar, sejak operasi militer menumpas etnis Muslim Rohingya di tahun 2017.
Para demonstran anti-kudeta kembali turun ke jalan, sehari setelah PBB mengatakan 38 orang meninggal akibat tindakan aparat keamaman, hari paling berdarah.