Hasil RUPS tahunan memutuskan perseroan akan membagikan dividen sebesar 35% dari laba bersih sepanjang 2020, tepatnya Rp 402,27 miliar kepada pemegang saham.
Dari awal tahun sampai September 2020, emiten dengan tiker FAST ini mencatatkan rugi hingga Rp 298,33 miliar atau nyaris dua kali lipat dari periode sebelumnya.
Pada awal 2020, dunia maya dihebohkan orang yang nekat pinjam uang ke 10 pinjol. Ternyata, ada yang lebih nekat: meminjam uang ke 40 pinjol dalam sepekan.
Sebagian besar perusahaan rintisan besar yang ingin memulai debutnya di Wall Street memilih jalur SPAC bukan IPO. Tahukah kamu apa sih SPAC yang ngetren itu?