Mata uang rupiah mampu menguat tipis disaat pelaku pasar masih menantikan hasil rapat dewan gubernur BI pada 3 Juli yang akan menentukan tingkat suku bunga BI Rate.
Banjir dana di negara petrodolar harusnya menjadi kesempatan Indonesia untuk menarik investasi. Sayang investasi dari negara Timur Tengah itu masih kecil.
Transaksi saham di lantai bursa berlangsung dalam volume yang tipis. Pasar seolah tak peduli terhadap kenaikan inflasi di bulan Juni yang mencapai 2,46% dan year on year 11,03%.