Sisa waktu 1 tahun harus dimanfaatkan Golkar untuk mengevaluasi diri. Kekalahan di pilkada adalah kesalahan kolektif Golkar sehingga tidak perlu munaslub untuk menghukum Jusuf Kalla.
Salah satu kekalahan Golkar di pilkada belakangan ini adalah akibat konsolidasi politik internal yang tidak berjalan efektif di era kepemimpinan Jusuf Kalla. Berbeda saat Akbar Tandjung memimpin.