Kapolda Jatim inin kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Briptu Erik Setiabudi anggota Polsek Sukolilo, Bangkalan, Madura, bisa cepat terkuak.Tim gabungan saat ini masih melakukan penyelidikan.
Kuasa hukum tersangka pembunuhan AKBP Mindo Tampubolon, Hotma Sitompul mengaku merasa aneh dengan penetapan tersangka terhadap kliennya karena menurutnya penyidik hanya berlandaskan pada keterangan pembantu rumah tangga.
Jajaran Polres Bangkalan berencana akan mengusulkan kenaikan pangkat satu tingkat ke Polda Jawa Timur untuk Briptu Erik Setiabudi, anggota Poles Bangkalan yang menjadi korban penembakan.
Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Bekto Soeprapto belum mengetahui perkembangan kasus pembunuhan anggota Lantas Polsek Sukolilo, Bangkalan, Briptu Erik Setiabudi. Kasusnya masih diselidiki.
Briptu Erik Setiabudi anggota Lantas Polsek Sukolilo Polres Bangkalan diduga tewas akibat 2 tembakan. Dari hasil autopsi, terdapat dua luka tembak dan satu proyektil peluru bersarang di dalam tubuhnya.
Polisi terus menyelidiki kasus penculikan dan penembakan Briptu Erik Setiabudi anggota Lantas Polsek Sukolilo Polres Bangkalan. Tim Resmob Ditreskrimum dan Bidpropam Polda Jatim diterjunkan.
Jenazah Briptu Erik Setiabudi anggota Lantas Polsek Sukolilo Polres Bangkalan yang menjadi korban penembakan akan dimakamkan di tempat kelahirannya, Kabupaten Nganjuk.
Pasca kejadian penembakan Briptu Erik Setiabudi anggota Lantas Polsek Sukolilo Polres Bangkalan yang menjalankan tugasnya, Kapolda Jatim langsung meminta seluruh anggotanya meningkatkan kewaspadaan.
Mabes Polri belum bisa memastikan pembunuhan Briptu Erik S, anggota Polres Bangkalan, Madura, terkait aksi balas dendam teroris, sebagaimana kabar yang berkembang.