Pejabat dan politisi tetap mesra dengan pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang. Isu NII dicueki. Penyebabnya, masalah uang dan nafsu kekuasaan.
Gaji karyawan Al-Zaytun dipotong seenaknya oleh pihak pesantren. Potongannya aneh-aneh, wajib langganan majalah terbitan anak Panji Gumilang sampai bayar sekolah fiktif.
Berada dalam hubungan asmara yang telah berlangsung selama tahunan dapat memicu perasaan bosan. Jenuh merupakan perasaan wajar dialami oleh setiap pasangan, apalagi jika intensitas pertemuan terlalu sering.
Bila menjadi karyawan Al-Zaytun, akan mendapatkan rumah, sekolah anak hingga perguruan tinggi gratis, dan uang pensiun. Namun semua itu hanya janji. Belasan tahun tak dipenuhi.
Selama tiga hari lima karyawan Al-Zaytun disekap di dalam ruangan sempit dengan tangan diborgol. Mereka Ditendang, dipukuli, ditampar dan dibiarkan kelaparan.