Menlu AS Antony Blinken menyebut Israel tidak memiliki "rencana kredibel" untuk melindungi sekitar 1,4 juta warga sipil di Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.
Pengamat transportasi menilai perusahaan otobus (PO) yang mengabaikan keselamatan juga harus diperiksa, bukan cuma sopir yang ditetapkan jadi tersangka.