Belasan pemuda asal Ambalat, Kalimantan Timur, yang tergabung dalam Pemuda Perbatasan Ambalat (PPA) berdemo di Bundaran HI. Mereka meminta penyelesaian kasus Ambalat tidak melalui perang melainkan lewat jalur damai.
Tak henti-hentinya aksi demonstrasi berlangsung di Jakarta. Seperti biasa, beberapa tempat menjadi langganan para demonstran, antara lain DPR, KPU, dan Istana Presiden.
Sedikitnya 50 seniman Jakarta berjingkrak. Berjoget kiri kanan mengikuti suara kentongan yang dipukul seadanya. Selebihnya, memegang poster tentang isu-isu terkini.
Tak lama lagi, salah satu penanda kota Jakarta, Bundaran HI makin banyak berubah. Bangunan itu yakni Pospol HI dengan posisi mencolok dan menyita perhatian.
Sehari menjelang akhir pekan, Jakarta masih akan diramaikan empat unjuk rasa oleh para demonstran. Unjuk Rasa pertama diawali pada pukul 09.00 WIB di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan.
Hujan deras disertai petir hadir kembali ke Jakarta. Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, yang pada awal pekan ini sempat tergenang, telah didera hujan deras.