Perolehan suara PDIP di berbagai quick count Pemilu 2014 tidak lebih dari 20%. Apa yang salah, kenapa tingginya elektabilitas Jokowi tak mampu mendongkrak suara bagi partainya sendiri?
Partai Golkar harus mengakui keunggulan PDI-Perjuangan di TPS 32, Menteng. Di lokasi tempat ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mencoblos itu, si Beringin kalah dengan selisih cukup jauh dengan si banteng.
Cyrus Network bekerjasama dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) melakukan quick count Pemilu 2014. Persaingan sengit terjadi di partai papan tengah, dengan PKB paling menonjol bahkan untuk sementara menyalip perolehan suara Partai Demokrat (PD).
5 TPS di Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran Dapil 4, geger. Pasalnya surat suara yang sudah kadung dicoblos, ternyata salah cetak. Caleg-caleg pun marah dan mendatangi TPS-TPS tersebut.
PDIP berjaya di TPS 27, Menteng, Jakarta Pusat, tempat Joko Widodo mencoblos. Partai banteng unggul jauh meninggalkan para pesaingnya. Namun sebagian besar pemilih menusuk partai, bukan caleg.
Partai Gerindra mendapat perolehan suara terbanyak calon anggota DPR RI Pemilu 2014 di TPS 02 Bojong Koneng, Bogor yang merupakan tempat Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mencoblos.
Penghitungan suara di TPS 035, tempat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mencoblos dimulai. Siapa partai yang pertama kali disebut? Bukan PDIP, ternyata Partai Hanura.
Capres dari Partai Hanura, Wiranto, mendatangi MNC Tower di Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2014). Di sana Wiranto bertemu dengan cawapresnya, Hary Tanoe, untuk menonton quick count bersama.