Lahan seluas 13,2 ha di lahan gusuran Kiaracondong akan dibangun superblok mewah. Padahal warga bekas gusuran tunggu janji pemerintah bangun apartemen rakyat.
Hingga seabad, tak ada yang tahu bahwa makam di sini adalah makam raja yang pemberani melawan penjajahan. Sampai pada 2011, ada pesan dari Pulau Kalimantan.