Pengusaha yang tergabung dalam Kadin meminta pemerintah segera menaikkan BBM bersubsidi. Pasalnya, secara jangka panjang kenaikan harga BBM subsidi ini bisa jadi hal positif.
Bank Indonesia mewaspadai kemungkinan harga properti melejit terlalu cepat (asset price bubble). Bank sentral mungkin akan mengambil langkah lanjutan setelah tahun lalu sudah memperketat aturan dengan menaikkan uang muka minimal.
Ketika pemerintah memberlakukan kenaikan harga BBM subsidi, maka besoknya Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (Balsem) Rp 150 ribu/bulan langsung dibagi ke masyarakat miskin.
Kepastian naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) belum ditetapkan. Namun Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Kota Bandung sudah berancang-ancang akan menaikan tarif angkutan sebesar 30 persen.
Pemerintah melanjutkan pembahasan Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2013 dengan Komisi XI DPR. Salah satu poin penting adalah terkait kenaikan harga BBM subsidi beserta dampaknya.
Pemerintah mengakui kenaikan harga BBM subsidi, yakni premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar Rp 5.500/liter akan membuat tarif angkutan ikut naik. Apa yang akan dilakukan pemerintah?
Apa alasan pemerintah ngotot memberikan program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (Balsem) Rp 150 ribu per bulan selama 5 bulan setelah harga BBM naik?