Sejak April 2017 pemerintah telah memberikan 9,4 miliar ringgit pinjaman dan uang muka untuk membantu 1MDB memenuhi komitmen keuangan dan kewajiban utangnya.
Sejak pandemi virus Corona banyak orang memilih melakukan pembayaran non-tunai ketimbang uang kertas. Ada kekhawatiran uang kertas dapat menyebarkan virus.