Pemerintah menjelaskan akan ada vaksin untuk kelompok prioritas yang diberikan secara gratis. Ada pula vaksin yang bisa diakses masyarakat secara mandiri.
Dari hasil inspeksi tersebut, nantinya akan menjadi rekomendasi BPOm untuk mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) begitu juga sertifikat halal dari MUI.
Disebutkan oleh Menristek Prof Bambang Brodjonegoro, untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity COVID-19, dibutuhkan sekitar 360 juta dosis vaksin.
Proses pembuatan vaksin sangat panjang. Setelah dibuat vaksin tersebut masih harus diuji ke hewan percobaan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Vaksin COVID-19 tidak akan menjamin imunitas seumur hidup. Karenanya, akan dibutuhkan revaksinasi atau booster tiap kurun waktu tertentu agar tetap imun.
Sukarelawan uji coba vaksin COVID-19 AstraZeneca meninggal dunia di Brasil. PKS pun meminta proses pengadaan vaksin Corona di Indonesia harus dibuat transparan.
Diminta tak tergesa-gesa, Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto jelaskan kapan vaksinasi COVID-19 bisa dilakukan.