Syahrini tidak tinggal diam dengan fitnah yang ditujukan padanya oleh penjual tas Hermes asal Singapura. Melalui adiknya, dia 'menyemprot' sang penjual.
Seandainya dia tahu bahwa aku yang menghidupkannya dari kematian setahun yang lalu. Aku memikirkan bagaimana cara dia membalas budi. Utang nyawa dibayar nyawa.