IHSG masih dalam masa 'bulan madu' usai kepastian hasil pemilihan presiden di MK. Selanjutnya, investor menanti pembentukan kabinet oleh duet Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Investor saham masih akan menunggu langkah pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Opsi kenaikan harga ini akan berpengaruh terhadap pergerakan IHSG, meski tidak terlalu signifikan.
IHSG bergerak datar karena investor cenderung wait and see. Pelaku pasar menanti hasil pertemuan Presiden SBY dan Jokowi di Bali, salah satunya soal BBM bersubsidi.
Kenaikan harga BBM bersubsidi dinilai akan berpengaruh positif terhadap sektor properti. Kebijakan ini akan membuat struktur fiskal dan perekonomian akan stabil, yang kemudian berpengaruh positif terhadap sektor properti.
IHSG diperkirakan mampu menguat terbatas jika melihat sentimen positif yang beredar dari pasar global dan regional. Namun belum adanya kejelasan soal BBM subsidi bisa menghambat laju IHSG.
Melalui laman www.seleksimenteri.com, masyarakat mengusulkan Rovicky Dwi Putrohari untuk menjadi calon Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Rovicky pun mengapresiasi usulan masyarakat tersebut dan menyatakan bahwa Indonesia memiliki 11 sumber energi yang dapat dikelola.
Setelah normalisasi pasokan BBM bersubsidi, aparat kepolisian tidak lagi melakukan penjagaan ketat di SPBU di Semarang. Ini karena pasokan di SPBU sudah cukup dan tidak ada antrean panjang.