Di abad ke-18, Phillis Wheatley jadi perempuan Afrika-Amerika pertama yang berhasil menerbitkan buku. 18 Oktober 1775 di Amerika, ia bebas dari status budak.
Ilmuwan dunia terus bekerja mengembangkan vaksin yang tepat untuk memerangi virus corona. Beberapa kandidat vaksin terdepan sedang dalam tahap uji akhir.