Mie Aceh Seulawah pertama berdiri pada tahun 1996 di daerah Bendungan Hilir. Omzet per outlet paling kecil Rp 3 juta per hari atau Rp 90 juta per bulan
Menteri Pariwisata Arief Yahya menunjuk ITB sebagai pusat kajian wisata halal di Indonesia. Itu jadi sarana pendidikan bagi para pelaku (SDM) wisata halal.
Kementerian Pariwisata resmi menggelar Kompetisi Pariwisata Halal Nasional. Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal pun sudah mulai menjaring kontestan.
Kegiatan DRE (Datsun Risers Expedition) 2 hari pertama berakhir di sebuah desa yaitu Gampong Dayah Tanoh. Risers disambut dengan tarian dan sajian kuliner Aceh.
Pengusaha cokelat, teh dan kopi dari Bandung ikut meramaikan festival Indonesia di Rusia. Hanya dalam tiga jam produk perkebunan nasional itu ludes terjual.