Rekor IHSG yang terasa lebih singkat sebelumnya berpeluang untuk terjadinya koreksi. Belum lagi data di akhir pekan dari AS dan China yang tidak begitu baik bisa berpengaruh negatif bagi IHSG.
Sebagai salah satu negara industri maju, G-8, Italia, adalah negara yang paling banyak memakai gas sebagai keperluan energinya, sehingga menjadi salah satu alasan mengapa Italia memiliki teknologi yang sangat maju.
IHSG hanya mampu naik tipis 10 poin di tengah lonjakan bursa-bursa Asia yang rata-rata menguat hingga lebih dari 1%. Profit taking di saham-saham unggulan membuat laju indeks terhambat.
Pemerintah Prancis menghargai keputusan pemerintah Jerman untuk menutup seluruh PLTN yang dimilikinya. Namun Prancis belum siap untuk menghentikan pemakaian energi nuklir.
Tanda-tanda IHSG berbalik arah menguat sudah mulai ditunjukkan sejak akhir perdagangan kemarin. Investor diprediksi melanjutkan aksi beli selektifnya sehingga akan membuat IHSG menguat tipis.
Pelemahan yang terjadi sebelumnya membawa IHSG kembali ke posisi di akhir April namun, hal ini merupakan koreksi sehat mengingat IHSG selama ini terus bergerak di sekitar area overbought.