Wilayah Kelurahan Bidaracina kembali direndam banjir. Sampai hari ini ketinggian air masih mencapai 1,5 meter. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh dan jalan utama di wilayah itu terputus.
Setiap kali banjir melanda, SDN 03 Bidara Cina Jakarta Timur kerap menjadi langganan posko pengungsian banjir warga bantaran Kali Ciliwung. Hal itu berdampak pada kegiatan belajar mengajar yang menjadi terganggu.
Hingga pukul 12.00 WIB siang tadi, wilayah terendam banjir di Jakarta mencakup 18,76 persen. Luas wilayah tergenang tahun ini mendekati angka tahun 2012 yakni 17,73 persen.
Banjir melanda Ibu Kota dalam dua hari terakhir ini telah mengganggu aktivitas warga Jakarta. Jika sektor perekonomian Jakarta akhirnya lumpuh akibat banjir, pemerintah akan menaikkan status bencana menjadi Tanggap Darurat.
Wilayah Jakarta Utara merupakan titik vital perdagangan dan industri. Akibat banjir yang menggenangi sebagian wilayah ini, transportasi umum bagi masyarakat menjadi lumpuh.
Hujan deras yang turun sepanjang hari juga terjadi di Bekasi. Bahkan aktivitas di kompleks Dosen IKIP yang ada di Jatibening, Bekasi sudah lumpuh akibat genangan air.
Banjir rupanya bukan hanya ancaman di Jakarta. Di ujung timur Indonesia, yakni Jayapura, masalah banjir juga menjadi ancaman serius di kota yang dikelilingi bukit ini.