Presiden Jokowi menyinggung data produksi beras BPS yang keliru sejak 1997. Merespons hal ini, BPS telah menyiapkan sebuah metode penghitungan baru. Menggunakan citra satelit atau yang biasa disebut metode Kerangka Sampel Area (KSA).
Badan Pusat Statistik telah melakukan pembenahan dalam hal pendataan produksi beras. Setelah ini perbaikan pendataan di komoditas lain dilakukan, yakni jagung.