Perdana Menteri sementara Mesir Hazem Beblawi membela tindakan militer menyerbu demonstran pendukung mantan Presiden Morsi di Kairo dan mengatakan hal itu dilakukan demi keamanan.
Tentara Amerika Serikat (AS) Bradley Manning yang diadili terkait pembocoran informasi rahasia kepada WikiLeaks, mengakui kesalahan atas apa yang dia perbuat. Penyesalan tersebut disampaikannya di persidangan militer.
Otoritas berwenang di Mesir menyatakan, sebanyak 235 sipil tewas dalam bentrokan yang pecah Rabu (14/8/2013) pagi. Sementara dari pihak keamanan tercatat 43 polisi meregang nyawa dalam bentrokan berdarah itu.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat John Kerry, mendesak militer Mesir untuk segera menggelar pemilihan umum yang damai dan demokratis pasca bentrok berdarah antara pihak keamanan dengan demonstran loyalis Mohamed Morsi yang terjadi Rabu (14/8).
Militer Mesir kembali melakukan operasi pembubaran secara brutal terhadap massa pro Morsi di Kairo. Dunia internasional mengutuk tindakan kekerasan militer Mesir yang telah menewaskan ratusan orang tersebut.
Keamanan Mesir kembali melakukan operasi pembersihan terhadap para pendukung Mohammed Morsi yang menggelar aksi unjuk rasa sejak beberapa pekan lalu. Lebih dari 36 orang tewas akibat serangan brutal itu.