Presiden Jokowi telah mengajukan Komjen Badrodin Haiti menjadi calon Kapolri. Selanjutnya, bola panas ada di DPR dengan menggelar fit and proper test pada Komjen Badrodin. Akankah DPR beritikad baik dan menerima Komjen Badrodin yang diajukan Presiden Jokowi?
Presiden Joko Widodo membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri dan mengusulkan nama baru ke DPR yaitu Komjen Badrodin Haiti. Dalam surat yang ditujukan ke DPR, Jokowi beralasan keputusan ini untuk menciptakan ketenangan di masyarakat.
Presiden Joko Widodo membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Namun namanya kini malah masuk bursa Wakapolri. ICW pun bereaksi keras menolak pencalonan itu.
Tak hanya anggota Tim 9 yang mempertanyakan proses seleksi calon Kapolri di DPR. ICW juga menilai proses fit and proper test itu tidak objektif, sehingga muncul persepsi baru.
Saat Presiden Joko Widodo mengajukan nama Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri, Komisi III DPR mati-matian mendukung walau BG berstatus tersangka. Anggota Tim 9 Imam Prasodjo pun mempertanyakan proses seleksi di DPR itu.
Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengeluhkan surat Presiden Joko Widodo ke DPR terkait pengajuan nama Komjen Badrodin Haiti sebagai calon kapolri baru. Ia menyebut administrasi negara sangat buruk.
Presiden Joko Widodo telah mengajukan calon Kapolri baru ke DPR yaitu Komjen Badrodin Haiti. Akankah DPR menyetujui calon kapolri baru ini? Semua tergantung pada kondisi politik saat masa reses.
Pada Kamis (5/2) sebelum melakukan lawatan ke tiga negara tetangga Presiden Jokowi berjanji akan menyelesaikan konflik Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian RI pada pekan ini.
Ada perbedaan pandangan di internal Golkar kubu Aburizal Bakrie soal rencana Presiden Jokowi membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri. Jubir Tantowi yang menyebut Golkar mendukung Jokowi ditentang oleh Bendahara Umum Bambang Soesatyo.