Bandara Kertajati belum juga bisa menarik banyak penumpang sejak diresmikan 2018 silam. Bandara yang menghabiskan biaya Rp 2,6 triliun itu bahkan kian sepi.
Berikut ini komparasi perbedaan waktu tempuh hingga biaya yang dikeluarkan untuk Jakarta-Bandung dengan Kereta Cepat JKT-BDG dengan transportasi lainnya:
Cerita pilu datang dari pinggir Kota Tangsel. Sejumlah murid di SMKN 6 Tangsel terpaksa numpang untuk belajar lantaran tak memiliki ruangan kelas yang cukup.
Kawasan trotoar depan Pasar Kramat Jati kerap digunakan para PKL untuk berjualan. Mereka menggelar lapak, bahkan membuka kios yang luasnya menutupi trotoar.