detikNews Ajukan Kasasi Vonis Bebas La Nyalla, Kejati Jatim Gandeng KPK Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akan mengajukan kasasi atas putusan vonis bebas La Nyalla Mattalitti. Jumat, 30 Des 2016 18:25 WIB
detikNews Jaksa Sebut Ramlan Belum Disidang, Ini Tanggapan Polda Metro Kejati Depok menyebut Ramlan Butarbutar, kapten tim pelaku pembunuhan di Pulomas, belum pernah disidang. Apa tanggapan Polda Metro Jaya? Kamis, 29 Des 2016 19:42 WIB
detikNews Pimpinan KPK: Meski Aneh, Kita Hargai Putusan Bebas La Nyalla La Nyalla Matalitti telah divonis bebas di Pengadilan Tipikor Jakarta. Rabu, 28 Des 2016 13:27 WIB
detikNews Kejaksaan Keluarkan La Nyalla dari Tahanan La Nyalla divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Atas hal itu, Kejagung membebaskan La Nyalla beberapa jam setelah pembacaan vonis. Rabu, 28 Des 2016 09:24 WIB
detikNews Tahun 2016, 18 Jaksa di Jabar Dihukum karena Indisipliner Hukuman berat bisa berupa pemberhentian sementara. Sementara sanksi ringan berupa penurunan pangkat dan penundaan kenaikan gaji berkala. Selasa, 27 Des 2016 21:08 WIB
detikNews Kata KPK soal Kelanjutan Kasus Korupsi Alkes di RS Unair KPK masih mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) Surabaya. Selasa, 27 Des 2016 19:47 WIB
detikNews Jejak Hukum La Nyalla: Dideportasi, 3 Kali Menang Praperadilan dan Vonis Bebas Perjalanan kasus korupsi dana hibah Kadin Jatim dengan terdakwa La Nyalla Matalitti berakhir. Eks Ketua PSSI ini akhirnya divonis bebas. Selasa, 27 Des 2016 16:27 WIB
detikNews Uang Hasil Menipu Harsya di Facebook Buat Hubungan Sesama Jenis Uang itu diperolehnya dengan memeras korbannya hingga keluar uang puluhan juta. Rabu, 21 Des 2016 19:03 WIB
detikNews Mengaku-aku Putri HM Sampoerna di Facebook, Harsya Dibui 18 Bulan Harsya mengaku-aku sebagai putri HM Sampoerna, Jacqueline Michelle di Facebook. Dengan akun palsu itu, ia menipu banyak pihak. Rabu, 21 Des 2016 18:09 WIB
detikNews Dimas Kanjeng Akan Bersaksi di Sidang Pembunuhan 2 Orang Eks Pengikut Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, dijadwalkan menjadi saksi untuk sidang perkara pembunuhan dua orang eks pengikutnya. Selasa, 20 Des 2016 15:09 WIB