Pasar mobil di Indonesia baik segmen menengah bawah maupun mewah saat ini tengah lesu seiring dengan melemahnya kondisi perekonomian nasional. Namun, bagi merek asal Italia, Maserati kondisi tersebut diyakini tak akan berlangsung seterusnya karena potensi pasar dan ekonomi Indonesia yang besar.
Nilai tukar rupiah masih tertekan oleh penguatan dolar AS, tahun ini saja masih minus 15%. World Bank alias Bank Dunia memprediksi tahun depan rupiah akan membaik.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar yang masih melemah menjadi momok yang menakutkan bagi pelaku industri otomotif. Tidak terkecuali untuk ban Zeneos karya PT Gajah Tunggal Tbk. Meski diproduksi lokal, masih banyak bahan baku ban yang harus diimpor.
Tingginya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berimbas kepada naiknya harga jual produk elektronik impor. Salah satunya adalah perangkat kamera yang kebanyakan buatan luar negeri.