Pelarian Febrianto alias Febri (22), pembunuh Anti Puspita Sari (22) di kamar hotel Palembang berakhir. Selama pelarian, Febri mengaku dihantui oleh korban.
Kerusuhan kembali pecah Bangladesh pada Jumat (19/12), setelah pemimpin demo pro-demokrasi yang terluka dalam upaya pembunuhan pekan lalu, meninggal dunia.