Dosen Tata Negara Fakultas Hukum UGM, Herlambang P. Wiratraman, mengatakan kebebasan pers di Indonesia masih jauh dari perlindungan hukum. Ini alasannya.
Juwita (23), jurnalis muda asal Banjarbaru meninggal dunia dibunuh oleh oknum TNI AL inisial J. Keluarga Juwita mengungkap sejumlah hal terbaru soal kasus ini.
Jurnalis Banjarbaru, Juwita (23) tewas diduga dibunuh anggota TNI AL, Jumran. Bahkan kuasa hukum Juwita menyebut itu sebagai kasus pembunuhan berencana.
Wartawati di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Juwita diduga dibunuh oknum TNI AL. Kuasa hukum keluarga Juwita mengatakan bahwa korban dibunuh di dalam mobil.
Di tengah kasus pembunuhan jurnalis Banjarbaru, Juwita (23) yang sedang ditangani pihak berwajib, ada hal menarik yang diungkapkan salah seorang teman korban.