detikFinance Dolar AS Sempat Tembus Rp 15.200 Dolar AS sempat menyentuh level Rp 15.204, sebelum akhirnya mereda ke Rp 15.179 per pukul 18.28 WIB. Kamis, 04 Okt 2018 18:50 WIB
detikFinance Dolar AS Hampir Rp 15.200, Bos OJK: Pasti Cuma Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meyakini penguatan dolar AS hanya bersifat sementara. Kamis, 04 Okt 2018 17:50 WIB
detikFinance Soal Ekonomi Dunia, Bos OJK: Lagi Goyang OJK menyebut kondisi ekonomi global sedang tidak menentu karena kenaikan suku bunga acuan The Fed dan perang dagang antara AS dan China. Kamis, 04 Okt 2018 17:45 WIB
detikFinance BTN Beri 'Cuti' Bayar Cicilan untuk Nasabah Korban Gempa Palu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memberikan keringanan untuk nasabahnya yang terdampak gempa di Palu dan sekitarnya. Kamis, 04 Okt 2018 17:19 WIB
detikFinance Korban Gempa Palu Bisa Tunda Cicilan Kredit Sampai 3 Tahun OJK akan memberikan kelonggaran-kelonggaran pada debitur yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Seperti apa kelonggarannya? Kamis, 04 Okt 2018 16:40 WIB
detikFinance OJK Masih Hitung Kredit yang Terdampak Gempa dan Tsunami Sulteng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menghitung penyaluran kredit bank yang terkena dampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. Kamis, 04 Okt 2018 16:20 WIB
detikFinance Bos OJK Sebut Bunga Kredit Tak Langsung Ikuti Kenaikan Acuan BI Perbankan tidak mutlak menyesuaikan bunga pinjaman atau kredit kendati Bank Indonesia (BI) beberapa kali menaikkan suku bunga acuannya. Kamis, 04 Okt 2018 16:08 WIB
detikFinance Suntikan Modal Ilham Habibie Cs ke Muamalat Paling Sedikit Rp 2 T "Jumlah saham yang akan diterbitkan besarannya 20 miliar lembar. Harapannya paling sedikit, paling nggak, equivalentnya itu Rp 2 triliun" Rabu, 03 Okt 2018 16:25 WIB
detikFinance OJK Jawab Hasil Audit BPK soal Utang Pajak Rp 901 Miliar OJK memberi jawaban atas temuan hasil audit BPK soal saldo utang pajak badan per 31 Desember 2017 sebesar Rp 901,10 miliar. Selasa, 02 Okt 2018 19:55 WIB
detikFinance Dolar AS Rp 15.000, Sri Mulyani: Kita Lihat Perkembangannya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memilih untuk mengkaji terlebih dahulu terkait tingginya nilai dolar AS yang tembus hingga Rp 15.000. Selasa, 02 Okt 2018 17:37 WIB