Dengan ini, Iran hanya selangkah lagi secara teknis dapat memproduksi senjata nuklir. Langkah ini dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran-AS.
Setidaknya lima ilmuwan kenamaan Iran tewas dibunuh dalam sepuluh tahun terakhir. Korban terbaru adalah ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh. Apa motifnya?
Setahun meninggalnya Komandan Brigade Quds IRCG, Mayor Jenderal Qasem Soleimani yang dibunuh lewat serangan udara AS di Baghdad. Iran kembali mengutuk aksi AS.
"Iran tidak akan terpancing oleh perkembangan situasi dan akan memberikan pembalasan yang tegas pada waktu dan tempat yang diharapkannya," tulis Kedubes Iran.