detikNews Pria yang Ancam Penggal Jokowi Dijerat Pasal Makar Polisi menangkap pria yang diduga mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi). Minggu, 12 Mei 2019 12:13 WIB
detikNews Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap! Polda Metro Jaya menangkap pria yang mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pria itu berinisial HS. Minggu, 12 Mei 2019 11:40 WIB
detikNews Polisi Selidiki Video Pria Berjaket Cokelat yang Ancam Jokowi Polisi akan segera menyelidiki laporan soal video pria berjaket cokelat yang ancam Jokowi. Minggu, 12 Mei 2019 06:35 WIB
detikNews Gibran Soal Pria Ancam Penggal Jokowi: Sabar, Bulan Puasa Fokus Ibadah Aja "Sudahlah gak usah dibesar-besarkan. Kita yg sabar aja dan gak usah terpancing emosinya. Mumpung lagi bulan puasa kita fokus ibadah aja," kata Gibran. Sabtu, 11 Mei 2019 20:04 WIB
detikNews Relawan Laporkan Pria Berjaket Cokelat Pengancam Jokowi ke Polda Relawan Jokowi Mania melaporkan pria berjaket cokelat yang mengancam Presiden Jokowi. Sabtu, 11 Mei 2019 18:38 WIB
detikNews Unggah 'People Power-Bunuh Polisi', Dosen Solatun Selalu Jadi Provokator Polisi menyebut Solatun Dulah Sayuti kerap mengunggah konten berisi hoaks dan ujaran kebencian. Sabtu, 11 Mei 2019 12:58 WIB
detikNews Dituduh Makar, Kivlan Zen akan Laporkan Balik Pelapornya ke Bareskrim Kivlan Zen akan melaporkan balik atas pelaporan dugaan makar. Tim pengacara Kivlan akan datang ke Bareskrim siang hari ini. Sabtu, 11 Mei 2019 10:54 WIB
detikNews Polisi Sambangi Kivlan Zen di Bandara Soetta, Serahkan Surat Panggilan Polisi menyerahkan surat panggilan terkait laporan tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) dan dugaan makar. Jumat, 10 Mei 2019 21:22 WIB
detikNews Siber Bareskrim Selidiki Laporan Tuduhan Makar atas Kivlan-Lieus Sungkharisma Laporan atas Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma soal tuduhan makar ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim. Jumat, 10 Mei 2019 19:49 WIB
detikNews Unggah Soal People Power, Dosen di Bandung Dibekuk Polisi Polisi mengamankan seorang dosen yang memposting konten 'people power' di medsos. Unggahan sang dosen dianggap mengandung unsur ujaran kebencian. Jumat, 10 Mei 2019 15:07 WIB