Israel menahan uang pajak Palestina sebesar US$ 138 juta (Rp 1,9 triliun), karena Palestina terus memberikan 'gaji' untuk warganya yang menyerang warga Israel.
China diketahui merekrut sejumlah mantan detektif polisi di Australia dan negara Barat lainnya untuk memulihkan aset senilai jutaan dolar yang diduga dilarikan.