Demo mahasiswa PMII Sumut, yang menolak pengelolaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) oleh pihak asing, berakhir bentrok. Bentrokan terjadi karena tidak seorang pun pejabat Pemrov Sumut menanggapi tuntutan mahasiswa.
Istana menanggapi santai terawangan ada sekelompok orang yang ingin menggulingkan pemerintahan SBY-Boediono tepat setahun pemerintahannya. Istana meminta masyarakat menghormati hasil pemilu.
Sekitar 30 mahasiswa mendatangi Polres Pelabuhan Tanjung Perak Suradistamben Abaya. Mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa peduli Rakyat Nusa Tenggara Timur (AMPERA NTT) itu berunjukrasa di depan pintu gerbang mapolres.
Sekitar 150 orang dari FDK berunjuk rasa di area Kampus UIN SGD. Demo menuntut transparansi biaya pembangunan dan renovasi kampus sebesar Rp 7,6 miliar ini diwarnai bentrokan dengan petugas keamanan.
Kedutaan Besar Belanda menjadi sasaran para demonstran. Pada hari ini, setidaknya dua massa dari dua kelompok yang berbeda silih berganti mendemo kantor kedutaan itu.
Puluhan mahasiswa biologi Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang menggelar aksi. Mereka protes kurangnya lahan Ruang Tata Hijau (RTH) akibat pembangunan di depan kantor rektorat.
Indonesia saat ini memiliki banyak sekali talenta Java Developer. Dengan hadirnya industri televisi interaktif, peluang karir mereka pun diprediksi kian terbuka lebar.
Puluhan massa mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saling dorong dengan polisi Polres Pamekasan. Mahasiswa juga melempar puluhan butir telur busuk ke arah logo kejaksaan.