Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
IHSG diperkirakan masih bisa melanjutkan penguatan atas masih maraknya aksi beli asing. Namun tetap waspada aksi ambil untung karena posisi Indeks sudah cukup tinggi.
Minggu (25/1/2015) malam, Presiden Joko Widodo mengundang 6 tokoh ke Istana Negara Jakarta untuk membahas kisruh yang terjadi antara KPK dan Polri. Nantinya, tokoh-tokoh tersebut akan memberikan masukan kepada presiden.
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto akan kembali ke kantor. Namun, BW datang hanya untuk mengurusi masalah administrasi dan membahas soal proses pengunduran dirinya.
Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Irjen Ronny Franky Sompie, meminta masyarakat agar kepolisian dapat bekerja independen dan tanpa tekanan dalam proses hukum yang menjerat Bambang Widjojanto (BW).
KPK berharap presiden segera mengambil langkah tegas terkait urusan KPK dan Polri. Jangan sampai konflik malah berlarut-larut dan justru kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK dan Polri jadi terhambat.
KPK melihat masih belum ada langkah tegas dari Presiden Jokowi terkait urusan KPK dan Polri. Johan juga menyampaikan yang terjadi antara KPK dan Polri ini bukan konflik lembaga, tetapi ada individu yang bermain.