Jangankan Lebaran, hari memasuki bulan Ramadhan saja masih jauh. Namun XL nampaknya sudah tak sabar ingin cepat-cepat mencuri momentum. Banyak hal telah disiapkan. Apa saja?
Ponsel pun menjelma menjadi satu alat yang tidak hanya menjadi alat komunikasi semata, tapi juga sebagai alat yang memudahkan aktifitas manusia. Ditambah saat internet juga ikut masuk. Babak baru era komunikasi dan informasi telah menjadi ponsel sebagai simbol konvergensi layanan dan lompatan kemajuan jaman.
Indosat telah menghubungi saya dan menjawab keluhan saya. Pihak Indosat saat ini sudah memberikan bonus pulsa Blacberry yang menjadi hak saya. Dan, dengan ini saya menyatakan bahwa kasus yang saya sebutkan di atas sudah selesai.
Jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia yang saat ini berkisar 300-400 ribu pelanggan, diproyeksi akan menjadi yang terbanyak di seluruh dunia dalam waktu dekat. Wajar saja, pertumbuhan ponsel cerdas besutan Research in Motion (RIM) ini melesat hampir 500% tahun lalu.
Indosat belum juga menunjukan tanda-tanda akan merilis BlackBerry CDMA untuk layanan StarOne. Jangankan memasarkan, uji cobanya saja diakui belum rampung sampai detik ini.
Indosat telah merampungkan uji coba BlackBerry Gemini. Namun soal berapa harga jualnya nanti, operator seluler yang satu ini mengindikasikan banderol harga yang dilepas ke pasaran tak akan semurah harga yang ditetapkan di luar Indonesia.
Pesona Blackberry rupanya membuat produsen ponsel di Cina jor-joran mengadopsinya. Bulan Agustus ini ponsel Cina yang mengadopsi model gadget canggih besutan RIM ini, bakal banjiri pasar Indonesia.
Pesona BlackBerry membuat produsen ponsel asal China jor-joran mengadopsinya. Pasar ponsel Indonesia pun diwanti-wanti kebanjiran ponsel asal Negeri Tirai Bambu ini yang 'BlackBerry wanna be' pada Agustus nanti.