Berbagai laporan resmi menunjukkan perekonomian Israel menyusut lebih drastis dari perkiraan menyusul serangan yang terus berlanjut terhadap Hamas di Gaza.
Setidaknya 112 warga sipil Palestina tewas setelah tentara Israel melepaskan tembajkan ke arah kerumunan warga yang sedang berupaya mendapatkan bantuan.
Seorang personel Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) membakar dirinya di luar kedutaan Israel di Washington, AS sebagai bentuk protes atas perang di Gaza.
Kapal kargo milik perusahaan Yunani di Laut Merah menjadi sasaran penembakan. Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, mengklaim sebagai dalang penembakan tersebut.
AS menyalahkan kelompok militan yang didukung Iran karena 3 tentaranya tewas di Yordania. Meski begitu, AS menegaskan tidak ingin berperang dengan Iran.