Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram mengecam voting di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yang membatasi kewenangannya dalam perang melawan Iran.
Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menolak keras rencana negosiasi antara Lebanon-Israel. Dia menyebutnya sebagai "dosa besar" yang akan menggoyahkan Lebanon.