Riset ini menunjukkan chatbot AI berikan info kurang akurat dan jujur ke pengguna kurang pandai bahasa Inggris, berpendidikan lebih rendah, dan non-AS.
Perusahaan teknologi China seperti ByteDance, Alibaba, dan Baidu bagi-bagi angpau hingga mobil mewah untuk mempromosikan produk AI mereka selama libur Imlek.