Militer Myanmar bebaskan lebih dari 600 tahanan yang ditangkap atas berbagai dugaan pelanggaran sejak kudeta. Langkah ini diduga untuk redam kemarahan warga.
Pemimpin junta militer Myanmar menggelar pesta makan malam mewah pada Sabtu (27/3) waktu setempat, tepat saat 114 orang tewas dalam hari paling berdarah itu.
Sejumlah tentara dari kelompok etnis bersenjata Myanmar turun tangan membantu demonstran antikudeta usai kekerasan berdarah terus terjadi di sejumlah wilayah.