Serangan udara Rusia hantam gedung universitas pada Sabtu (21/5) di Kota Bakhmut, Donetsk. Serangan itu menghancurkan Universitas Bahasa Asing Gorlivka.
Rusia mengklaim pertempuran di Mariupol berakhir setelah melaporkan nyaris 2.500 tentara Ukraina, yang bersembunyi di pabrik baja di kota itu, menyerahkan diri.
Wilayah Donbas disebut menjadi fokus serangan Rusia kini telah hancur. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahkan menyebut kondisi Donbas bagaikan 'neraka'.
Pihak militer Rusia benar-benar yakin telah membebaskan kota pelabuhan Mariupol, Ukraina. Mereka mengklaim seluruh tentara yang ada di kota itu sudah menyerah.
Zelensky mengakui Donbas hancur bagaikan neraka akibat serangan Rusia. Kongres AS menyetujui bantuan tambahan US$ 40 miliar (Rp 586,5 triliun) untuk Ukraina.