Persaingan di segmen low Multi Purpose Vehicle (MPV) makin ketat setelah adanya Suzuki Ertiga, Mazda VX-1, Chevrolet Spin, Proton Exora. Dominasi duet maut Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia pun terancam.
Sejak pertengahan 2012 lalu hingga terakhir awal bulan ini, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) masih belum memastikan kapan generasi kedua dari D-Max meluncur di Indonesia.
Di tengah sibuknya Toyota dan Daihatsu yang menyematkan Dual Airbag pada MPV andalannya di Indonesia, namun Chevrolet sudah melangkah lebih jauh. Yakni menggunakan airbag tengah.
No Doubt merupakan alarm yang menggabungkan antara alarm, GPS dan antibajak, sos button, voice monitor, automatic alarming, immobilizer, start/stop engine by remote dan handphone serta beberapa keunggulan lainnya. Alarm pintar ini dijual Rp 3,5 juta plus pemasangan.
Otobursa Tumplek Blek yang digelar pada 11-12 Mei 2013 di Parkir Timur Senayan Jakarta, benar-benar menjadi ajang yang dinantikan pecinta otomotif di Jakarta dan sekitarnya. Bayangkan saja meski hujan deras melanda, pengunjung masih saja terus berdatangan.
Resmi diluncurkan untuk pasar otomotif Indonesia beberapa waktu lalu, Chevrolet Spin sudah menorehkan angka penjualan yang cukup bagus. Namun dari semua konsumen yang membeli Spin kebanyakan dari mereka memilih Spin bertransmisi matik ketimbang manual.
Peraturan mobil murah ramah lingkungan atau low cost and green car (LCGC) yang tak kunjung diluncurkan ini memang mambuat produsen mobil yang akan bermain menjadi bingung.
GM mencoba bangkit dengan produk terbarunya yang merupakan kendaraan serba guna atau Multi Purpose Vehicle (MPV) Chevrolet Spin. Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya dan minat dari masyarakat Chevy optimistis mampu mencapai target yang telah dicanangkannya.
General Motor Indonesia (GMI) fokus memproduksi MPV terbarunya Spin di Indonesia tepatnya di pabriknya yang berada di Pondok Ungu, Bekasi. Tidak untuk pasar Indonesia, Spin yang diproduksinya juga di ekspor ke beberapa negara Asia.