Pemilik bubble tea Nayuki telah menyelesaikan penggalangan dana baru dengan valuasi mencapai US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun (kurs Rp 14.000/US$).
Pandemi virus Corona (COVID-19) telah menggerus pendapatan pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha Warteg. Selama ini omzet mereka anjlok bisa sampai 90%.
Ketika COVID-19 melanda Maroko, kota biru Chefchaouen tidak mencatatkan kasus virus Corona. Kota biru itu juga bisa rehat sejenak dari kesibukan turis.