Militer Israel sedang mengevakuasi sekitar 100.000 orang dari Rafah timur, menjelang invasi yang diperkirakan akan dilakukan di kota di Gaza selatan itu.
Jaringan TV Al Jazeera tidak lagi tersedia di Israel, setelah pemerintah Israel memutuskan untuk menghentikan siarannya atas tuduhan melakukan bias dan hasutan.
Militer Israel sedang mengevakuasi sekitar 100.000 orang dari Rafah timur, Gaza menjelang serangan darat yang diperkirakan akan dilakukan di kota tersebut.
Prospek gencatan senjata di Gaza tampak tipis ketika kelompok Hamas menegaskan kembali tuntutannya untuk mengakhiri perang dengan imbalan pembebasan sandera.
Benjamin Netanyahu memerintahkan untuk menutup kantor berita Al Jazeera di Yerusalem. Al Jazeera dinilai merugikan keamanan dan menghasut tentara Israel.