Fahri Hamzah mencurigai Nazaruddin sebagai pihak yang membocorkan adanya suap di Sukamiskin. Fahri menilai Nazaruddin sebagai justice collaborator untuk KPK.
"Nggak ada pilihan Menkum HAM kecuali untuk membuat 'bedol desa' seluruh staf dari OB sampai penjabat Kalapas Sukamiskin itu harus dipindah," kata peneliti ICW.